Nggak perlu frustrasi saat kuliah di jurusan yang kurang kita minati. Ada banyak cara untuk happy kok…! Idealnya sih, kita menyukai jurusan kuliah yang kita ambil, jadi bias menjalaninya dengan serius dan bersemangat. Makanya, penting banget tuh, mengenali minat sebelum daftar keperguruan tinggi, biar nggak salah jurusan !.
Sayangnya nggak semua orang mengenali bakat dan minatnya tepat waktu, sehingga asal daftar (dengan memegang prinsip : yang penting kuliah). Begitu terlanjur masuk dua-tiga semester, baru..deh..menyesal karena merasa nggak cocok.
Mau pindah jurusan, rasanya sayang. Nggak hanya buang-buang uang tapi boros waktu juga. Belum lagi harus menyesuaikan diri dengan junior yang nantinya jadi teman seangkatan. Alternatifnya pilihan yang tersisa hanya satu : BERTAHAN !!!.Nggak suka jurusanyang dijalani bias membuat kita malas kuliah. Solusinya, cari kegiatan menarik yang mampu menarik kita untuk tetap dating ke kampus. Misalnya..nih..ikut UKM sesuai hobi.Setiap satu semester selesai, beri hadiah pada diri kita karena setidaknya telah berhasil melampaui (lagi) satu masa berat dalam hidup, he…he…he..Untuk ngasih waktu bernapas, nggak perlu ambil semester pendek, isi liburan dengan bersenang-senang.“jika kita merasa salah jurusan, jangan terus berkutat pada kata ‘salah’ nanti nggak maju-maju tuh..,yang terpenting kita tahu apa yang sebenarnya kita inginkan. Bila minat nggak sejalan dengan studi, nggak masalah. Sambil menjalankan kuliah, pikirkan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mengembangkan kompetensi kita.Tenang saja, kesuksesan nggak ditentukan oleh jurusan kuliah,kok..,Memang betul, ada sekian persen yang sukses dibidangnya sesuai disiplin ilmu yang ditempuh di bangku kuliah. Tapi kenyataannya, sebagian besar malah nggak nyambung tuh..kuliahnya. Mereka itulah yang bekerja mengikuti passion (nafsu/kegemaran). Terserah kita, mau ikut yang mana…?